Hidup itu tentang usaha

Breaking

Tuesday, 18 July 2017

Masih mengeluh kekurangan "rejeki"?

Masih mengeluh kekurangan "rejeki"?

Banyak orang yang memiliki anggapan bahwa rejeki itu hanya berupa uang saja, padahal tidak demikian. Jika kita cermati dengan baik, yang namanya rejeki itu adalah semua hal yang sudah Allah SWT karuniakan kepada kita.

Pada awalnya saya juga beranggapan bahwa "tidak punya uang berarti tidak punya rejeki". Ternyata anggapan saya itu SALAH BESAR. Semakin bertambahnya usia, jika dihubungkan dengan rejeki itu adalah semua hal yang diberikan Allah, maka semakin saya mengerti tentang arti rejeki yang sebenarnya. Sebelumnya saya hanya mengeluh dan mengeluh dikala tidak punya uang.

Kalau dipikir-pikir, jika mindset kita hanya berpedoman pada "Rejeki itu hanya uang", saya jamin hidup anda hanya akan capek dengan sendirinya. Kenapa? ya karena anda akan terus kepikiran "mana rejeki untuk saya?"

Mengerti makna rejeki akan membuat anda tenang.

Jika anda mengerti makna rejeki yang sebenarnya, hidup anda akan selalu merasa cukup, tidak kekurangan, dan bisa meningkatkan rasa syukur. Itupun jika anda sadari makna dari rejeki. Selain itu, rejeki sudah ada yang mengatur, tinggal bagaimana usaha kita dalam meraihnya.

Apa saja rejeki itu?

Dalam hidup saya, saya menyadari banyak hal yang mungkin sudah terlambat bagi saya. Tapi bukan berarti tidak bisa saya syukuri. Karena rejeki Tuhan itu banyak. Sebenarnya saya tidak dapat memasukkan apa saja rejeki dalam hidup secara keseluruhan di dalam artikel ini. Kita lihat beberapa di antaranya:

  • Rejeki sehat
  • Rejeki punya anggota tubuh yang lengkap
  • Rejeki semua anggota tubuh masih berfungsi
  • Rejeki akal dan pikiran masih berfungsi
  • Rejeki diberi anak cucu
  • Rejeki masih memiliki orang tua
  • Rejeki masih memiliki sanak saudara
  • Rejeki masih bisa bekerja
  • Rejeki masih bisa merasakan perasaan dengan hati
  • Dan masih banyak lagi.

Semua itu adalah rejeki daru Tuhan untuk anda yang wajib anda nikmati dan syukuri. Karena semua itu mahal harganya, lebih mahal dari uang.

Sekarang coba anda bayangkan jika semua rejeki dan nikmat itu "diberhentikan" kepada anda. Menyesal? Sudah tidak bisa. Lihatlah mereka yang tidak punya anggota tubuh lengkap, anggota badannya tidak bisa berfungsi dengan baik, bahkan orang yang banyak uang tapi hanya bisa terbaring sakit. Anda mungkin lebih beruntung dari mereka.

Maka dari itu tetaplah bersyukur atas apa yang anda miliki saat ini. Jika anda bersyukur atas rejeki dan nikmat yang telah Allah beri, maka janji Allah, Allah akan menambah nikmat itu, dalam bentuk apapun.

So, masihkah anda mengeluh?

No comments:

Post a Comment

Total Pageviews

Powered by Blogger.

Pages

Adbox